Writing Competition

Mochammad Wahyu Muharyanto

WRT16-139

MANUFAKTURING NANO-SILIKA DENGAN METODE TOP DOWN DALAM PEMBUATAN SEMEN UNTUK MEMBANGUN INDONESIA KOKOH

Tanggal Submit: Minggu, 07 Agustus 2016



Semen merupakan salah satu bahan perekat yang jika dicampur dengan air mampu mengikat bahan-bahan padat seperti pasir dan batu menjadi suatu kesatuan kompak. Sifat pengikatan semen ditentukan oleh susunan kimia yang dikandungnya. Adapun bahan utama yang dikandung semen adalah kapur (CaO), silikat (SiO2), alumunia (Al2O3), ferro oksida (Fe2O3), magnesit (MgO), serta oksida lain dalam jumlah kecil. Salah satu inovasi dalam memperkokoh bahan pokok dalam pembangunan adalah manufakturing nanosilika dalam pembuatan semen. Silika merupakan senyawa kimia dengan rumus molekul SiO2 (silicon dioxsida) yang dapat diperoleh dari silika mineral, nabati, dan sintesis kristal. Bahan dari pembuatan nano-silika ini diperoleh dari silika mineral. Silika mineral ini merupakan senyawa yang banyak ditemui dalam bahan tambang atau galian yang berupa mineral seperti pasir silika yang mengandung kristal-kristal silika (SiO2). Tujuan pembuatan nano-silika agar fungsinya dapat berbagai macam dan fungsinya akan efisien jika dibuat ukuran sampai nanometer. Oleh karena itu, pembuatan nano-silika ini merupakan inovasi kedepan walaupun ukurannya sangat kecil, tetapi fungsi dan penggunaannya sudah mampu untuk menopang pembangunan yang kokoh didalam pencampuran ke semen. Sehingga pembuatan nano-silika ini dapat lebih menguntungkan, efektif, dan efisien dalam pencampuran semen dan pembuatan bangunan yang kokoh.