Writing Competition

Yoval Julianto

WRT16-236

ZONA(SEA) 2.0: Strategi perencanaan zonasi dan hubungannya sebagai upaya pengembangan dan penataan kawasan pesisir di Indonesia

Tanggal Submit: Minggu, 07 Agustus 2016



Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Dengan banyaknya pulau tersebut, pesisir seharusnya memegang peranan penting dalam kehiudpan rakyat Indonesia. Pesisir memang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan rakyat di masa lampau, sejak zaman berdirinya kerajaan-kerajaan di Nusantara. Namun, setelah merdeka dan berkembang, pesisir justru semakin terpinggirkan dan gambaran kehidupan ‘ideal’ masyarakat Indonesia digantikan oleh kehidupan urban di kota-kota besar; menarik banyak penduduk daerah melakukan urbanisasi ke kota. Banyak wilayah pesisir belum menikmati hasil pertumbuhan ekonomi yang tinggi – bahkan hak-hak dasar seperti akses ke fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan pun belum dapat dipenuhi pemerintah dengan layak. Padahal, pesisir telah menyumbangkan pendapatan yang cukup besar dari produksi hasil laut, namun pengembangan wilayahnya belum dilakukan secara baik.

Pesisir menyimpan kekayaan dan potensi yang dapat memajukan perekonomian Indonesia serta wilayah pesisir itu sendiri pada khususnya. Wilayah pesisir seharusnya mampu menjadi wilayah yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergi antar berbagai pihak yang membidangi bidang terkait seperti pendidikan, infrastruktur, perencanaan, serta regulasi. Perencanaan merupakan aspek penting yang perlu dilakukan sebelum menata kawasan pesisir lebih lanjut, agar tidak terjadi pengembangan yang bersifat sektoral dan berdampak jangka pendek. ZONA(SEA) 2.0 merupakan usulan strategi perencanaan zonasi yang menitikberatkan pada hubungan antar potensi setiap zona pesisir agar setiap sektor yang dominan pada setiap wilayah dapat mendukung sektor lainnnya sehingga tercipta perekonomian yang kokoh, yang selanjutnya berdampak pada pesisir yang mandiri, berkelanjutan, dan berkontribusi untuk membangun Indonesia yang kokoh – yang tidak mudah tergoyahkan oleh gejolak ekonomi internasional.

Kata kunci: Kawasan pesisir, zonasi, industri, konservasi, pariwisata